aku dan kalian

Posted: 15 Maret 2012 in From My Heart

kalian tahu, ada ruang hampa dalam hatiku yang sangat kuharapkan untuk kalian isi. dimata kalian aku mandiri. namun dihatiku aku kesepian.

aku ingin seperti mereka yang bisa merasakan hidup berdampingan. hidup dalam kepedulian.

aku ingin dalam lirikanku ada kalian. disaat aku menengok kebelakang aku ingin senyum kalian bagai cahaya dalam langkahku. namun itu semua hanyalah sebuah harapan.

aku bahkan tak tahu siapa diriku dimata kalian.

jika akau memiliki kekuatan dan keberanian, aku ingin terbang sendiri tanpa harus berlindung terus dibawah kepak kalian.

aku ingin  kalian merasa masih memiliki  harapan untuk tersenyum saat melihatku.

tanpa kalian aku bagaikan butiran debu,,, namun kalian tak perna menyadarinya.. kalian menganggapku bata karang. namun tidak dengan aku,,,

aku hanyalah bayangan keputus asaan.

untuk pertama dan terakhir kalinya,, aku ingin merasa memiliki makna dihidup kalian. walau hanya sebatas kata,, namun itu sudah lebih dari cukup…

aku ingin kalian tahu,, aku sangat menyayangi kalian. luka ini tidak akan melahirkan dendam dalam hatiku,,, apupun itu,,, kalian tetap kado dalam hidupku.

karena aku amat mencintai kalian…

 

Posted: 13 Maret 2012 in From My Heart
Tag:

kamu bilang menyukaiku,,,, what ??? suka ??? hahahahhahaha….. tidak,,, tidak,,, kamu tidak menyukaiku,,,, itu hanya rasa simpati yang  kau artikan sebagai perasaan suka.

aku sama sekali tidak terusik dengan perasaanmu,,, namun itu hanya awal,,,,sampai akhirnya aku terjebak dalam perasaan yang kau beri.

aku tersadar,,,, ini adalah awal dari kehancuranku. awal dari peperangan batinku.andai kau tahu perasaan dan posisiku saat ini…

aku masih punya dia. dia yang tidak bisa mengahargai hadirku dalam hidupnya.. dia yang menjadikanku pajangan dalam bingkai hatinya… !!

kamu tahu ??? duri terus berkembang dalam hatiku,,, membuatku ingin terlepas dari semua ini.

tak bisa kupungkiri aku bahagia dan sangat menikmati kehadiranmu,,,, namun tanpa kusadari aku menggantungmu pada satu harapan yang tidak pasti.

dan kembali aku menjatuhkan diriku pada kesalahan yang fatal…

sejenak ku rasa kau membutuhkanku,,, kau mambuatku merasa kalau rasa simpati itu kini betul-betul menjelma menjadi rasa sayang,,,

namun aku salah,,, karena sesungguhnya ia tetaplah rasa simpati dan tak akan menjadi rasa sayang,,

ruang hatimu untuk sebuah cinta hanya ada untuk dia. dia yang kukenal dalam ikatan persahabatan.

ku coba tersenyum walau sakit hatiku begitu perih menusuk. sampai aku tersadar,,, rasa itu kini mulai tumbuh.

kini aku berada pada satu titik keputusan.. melepas dia, kamu, dan sahabatku,,

biarkanlah aku sendiri,,, karena dalam kesendirianku kutemukan kebahagiaan,,, !!!

 

Terima kasih atas kehidupan ini,

Terima kasih atas pelajaran yang kau beri setiap hari,

Terima kasih atas ajaran untuk berbagi,

Terima kasih atas pergumulan yang membuatku tetap tegar,

Terima kasih atas air mata yang menenangkan hati,

Terima kasih atas godaan hidup yang mengajarku untuk tetap bertahan,

Terima kasih untuk orang-orang yang kau tempatkan sebagai saudara/i, teman, dan sahabat disepanjang hidupku,

Terima kasih untuk semangat dalam membangun semangat orang lain,

Terima kasih untuk mulut, mata, tangan, kaki, dan lain-lain yang ku pakai untuk bersyukur,

Terima kasih atas kesempatan yang msih terus engkau berikan kepada kami,

Terima kasih atas penderitaan yang membuatku bahagia dalam kasihmu,

Terima kasih atas ajaran untuk membangun hubungan yanag baik dengan sesama,

Terima kasih atas panggilan hidup yang membuatku lebih dekat kepadamu,

Terima kasih atas kesadaran untuk bisa mengerti sikap hidup yang benar,

Terima kasih atas tetes kasih yang membuatku tetap kuat,

Terima kasih atas perhatian dan ajaran untuk hidup dan tumbuh dalam kebenaran.,

Dan…

Terima kasih karena Engkau mencintaiku.

 

 

10 Petualangan Terbesar Didunia

Posted: 23 Februari 2012 in TER
Manusia sebagai penghuni planet ini memang memiliki hasrat yang besar untuk berpetualang. Dari Bulan hingga Gunung Everest, sejarah telah mencatat petualangan terbesar yang telah dilakukan oleh umat manusia.
1.Pendaratan Apollo 11 di Bulan:
               Awak Apollo 11 menghadapi berbagai risiko yang fatal untuk keluar dari Bumi.Kegagalan mesin bisa saja meninggalkan mereka terdampar di permukaan bulan atau selamanya hilang di angkasa.Radiasi matahari dan panas mampu memasak mereka hidup-hidup.Kegagalan setting baju luar angkasa dapat membuat mereka kehabisan oksigen dan tercekik.Menurut standar teknologi sekarang, teknologi Apollo 11 termasuk primitif.Navigasi onboard komputer yang hanya berisi 74 kilobyte memori,tidak cukup untuk menyimpan satu file MP3.Tapi begitu Neil Armstrong mengambil langkah pertama di permukaan bulan, semua risiko terlupakan.Untuk waktu singkat, Fantasi untuk pergi ke bulan yang berumur ribuan tahun hidup kembali.Penjelajah bulan lain lalu mengikuti, tapi Apollo 11 adalah para manusia pertama yang mengambil lompatan raksasa bagi umat manusia.
2.Adu Cepat Mencapai Kutub Selatan:

                      Pada tahun 1911, Robert Scott (Inggris) dan Roald Amundsen (Norwegia) berlomba untuk menjadi orang pertama yang mencapai Kutub Selatan.Satu orang akan menang, yang lainnya akan mati.Scott, seorang kapten angkatan laut Inggris, dalam perjalanannya membawa sepatu es, makanan, air dan kuda poni. Kuda-kuda poni ternyata menjadi ide yang buruk; satu demi satu meninggal karena membeku,Scott dan orang-orangnya terpaksa menyeret barang mereka sendiri.Ketika kru Scott akhirnya mencapai Kutub Selatan pada hari ke-78,mereka disambut oleh pemandangan yang mengerikan:sebuah bendera Norwegia milik Amundsen telah ditanam di dalam es 33 hari sebelumnya.Perjalanan pulang mereka,Scott dan rombongan “sakit hati”nya berjalan di melalui gurun beku,membeku dan sering mengigau.Setelah terperangkap dalam badai salju yang ganas, Scott dan anak buahnya mati kelaparan, di tempat yang hanya berjarak 11 mil (18 km) dari suplai depot mereka.Sebaliknya,perjalanan sukses Amundsen praktis lancar, ebuah penghargaan untuk ketelitian perencanaan dan pelaksanaan tanpa cacat.

3.Edmund Hillary menaklukkan Gunung Everest:

                    Pada Mei 1953,Edmund Hillary, seorang peternak lebah Selandia Baru berpaling menjadi seorang pendaki gunung, menjadi orang pertama yang mencapai puncak gunung tertinggi di dunia. Hillary dan Sherpa Tenzing Norgay, mitranya mendaki ke puncak berlomba dengan sepasang pendaki lain, Charles Evans dan Tom Bourdillon, yang akhirnya terpaksa kembali pada jarak vertikal hanya 300 meter dari puncak. Sengit melawan angin, suhu di bawah 0 C dan longsoran es yang berbahaya, Hillary dan Norgay terus menekan ke puncak, 29.028 kaki (8.848 m) di atas permukaan laut dan berhasil. Sejak saat itu, ratusan pendaki mengikuti jejak mereka, tetapi Hillary akan selamanya dikenal sebagai orang yang pertama ke puncak dunia.
4.Perjalanan Charles Darwin dengan H.M.S. Beagle:
                          Perjalanan 5 tahun Naturalis Charles Darwin dengan HMS. Beagle telah mengubah wajah ilmu pengetahuan modern dan pemahaman kita tentang eksistensi manusia. Setelah berhenti di sepanjang pantai Amerika Selatan, Beagle menjelajahi Kepulauan Galapagos, sebuah kepulauan vulkanik terisolasi di sekitar khatulistiwa. Di sanalah Darwin melihat bahwa setiap pulau terdapat spesies identik paruh burung-burung finch yang berbeda dalam ukuran dan struktur. Dari pengamatan ini kemudian Darwin menyusun teorinya tentang seleksi alam, proses evolusi yang adaptif organisme dengan karakteristik tertentu cenderung untuk bertahan hidup dan mewariskan sifat-sifat kepada keturunannya
5.Penerbangan solo Charles Lindbergh melintasi Atlantic:
                        Lindy memang beruntung telah selamat dalam 3.610 mil (5.809 km) penerbangan dari Long Island, New York ke Paris pada 1927 di atas kapal bermesin tunggalSpirit of St Louis. Untuk membuat pesawat menjadi lebih ringan, dia membuang rem, radio dan parasut pesawatnya. Lindbergh terbang melalui kegelapan, kabut dan hujan es, pesawatnya sempat berada di ketinggian hanya 10 ft (3 m) di atas laut Atlantik yang dingin. Untuk tetap terjaga selama penerbangan, Lindbergh menjulurkan tangan ke luar jendela dan merasakan udara dengan wajahnya, bahkan mencoba istirahat dengan satu mata tertutup pada satu waktu. Ketika ia mendarat di Paris, 33 jam dan 30 menit setelah lepas landas, Lindbergh disambut oleh 150.000 orang, yg merayakan dirinya sebagai orang pertama yang terbang tanpa henti melintasi Atlantik
6.Yuri Gagarin mengitari orbit bumi:

                            Manusia pertama di luar angkasa adalah kosmonot Soviet, Yuri Gagarin, yang pada 12 April 1961, mengorbit planet Bumi. Gagarin hanya berumur 27 tahun ketika ia mengawaki Vostok, yang pada dasarnya hanyalah pesawat kaleng selebar 10 ft (3 m) yang dipasang pada roket tiga-tahap.”Bumi berwarna biru ,itu menakjubkan,” kata Gagarin melalui radio ke stasiun kontrol di Bumi, Ia membuat satu lingkaran penuh mengelilingi bumi, terbang lebih dari 110 mil (177 km) di atas planet ini. Petualangan 108 menit Gagarin menjadi lebih mengerikan, mengingat bahwa dia tidak memiliki navigasi kendali atas pesawat ruang angkasa. Gagarin meninggal pada tahun 1968, setelah menabrak sebuah pesawat tempur MiG dalam penerbangan latihan.
7.Robert Peary mencapai Kutub Utara:

                             Kutub Utara dan Selatan adalah dua sasaran utama para petualang pada awal abad ke-20. Penjelajah telah mencoba mencapai Kutub Utara dengan kapal, kereta salju dan balon, tetapi semua jatuh dan meninggal dalam usahanya. Pada April 1909, Insinyur Angkatan Laut Amerika, Robert Peary, yang telah gagal mencapai Kutub Utara sekali, berangkat untuk mencoba lagi, kali ini ditemani oleh empat mualim. Setelah 37-hari perjalanan dingin di atas es, Peary dan timnya menanam bendera Amerika di utara bumi.
8.Pelayaran Kon-Tiki:

                              Pada tahun 1947, antropolog Norwegia Thor Heyerdahl, membangun sebuah rakit primitif yang terbuat dari kayu balsa diikat bersama oleh tali rami, dan berangkat dari Callao, Peru, untuk suatu perjalanan di samudra Pasifik. Misinya: untuk membuktikan bahwa penduduk asli di Amerika Selatan telah menetap di Polinesia sebelum kedatangan Christopher Columbus dengan berlayar di rakit primitif. Mengatasi phobia air-nya, Heyerdahl dan lima awak mengemudikan Kon-Tiki secara darurat untuk 101 hari yang menakjubkan, berlayar 4.300 mil (6.920 km) melalui badai dan ikan hiu ganas sebelum terdampar di di sebuah karang di Polynesia. Buku Heyerdahl tentang petualangannya menjadi best seller internasional, kisah tentang seorang laki-laki yang bersedia mengambil risiko hidupnya untuk membuktikan suatu titik pada umat manusia
9.Albert Hofmann melakukan “LSD Trip”:
                                Ilmuwan Swiss, Albert Hofmann mengambil perjalanan yang tak terduga, perjalanan pikiran, pada April 1943 ketika ia sengaja menelan salah satu penemuan kimia, lysergic asam diethylamide, LSD, melalui ujung jarinya. Dalam waktu satu jam, Hoffman melihat “sebuah aliran gambar fantastis, dalam bentuk luar biasa dengan intens, kaleidoskopis permainan warna”. Hofmann, bersemangat tentang potensi zat psikotropika yang kuat, yang ia bayangkan sebagai obat psikiatris yang bisa menyembuhkan jiwa.Namun tahun 1960-an banyak yang meragukan keilmiahan obatnya. Hingga merujuk Hofmann LSD kemudian sebagai “masalah” karena banyak disalah gunakan sebagai narkotika. Tapi petualangan mental Hofmann masih menjadi petualangan tanpa berpindah tempat yang pertama di dunia, di antara berbagai jutaan mil perjalanan fisik
10.Kapten Matthew Webb berenang menyeberangi selat Inggris:
                               Pada 25 Agustus 1875, Kapten Matthew Webb, 27 tahun mantan perwira angkatan laut Inggris, mencapai prestasi yang banyak orang pikir mustahil: berenang menyeberangi Selat Inggris. Arus selat yang kuat dan suhu dingin dianggap terlalu mengancam untuk setiap perenang, tapi Webb bertekad untuk membuktikan bahwa semua orang salah. Diolesi minyak ikan lumba-lumba untuk mengurangi tekanan arus selama di air, Webb berjuang melawan arus dan ikan pari selama hampir 22 jam, tersiksa sejauh 39 mil (63 km). Akhirnya, ia mendarat di dekat Calais, lelah tapi penuh kemenangan. Pada abad berikutnya, rekor Webb telah digandakan oleh perenang lain lebih dari 1000 kali dan waktu yang telah dipotong lebih dari setengah, tetapi tetap tidak ada perenang di dunia yang memiliki imajinasi seperti Matthew Webb

PERKEMBANGAN REMAJA

Posted: 23 Februari 2012 in Dunia Remaja

Masa remaja dapat dibagi manjadi 3 (tiga) tahapan yaitu masa remaja awal, remaja pertegahan, dan remaja akhir,
ciri yang paling nyata masa remaja adalah mereka cepat tinggi. selama masa kanak anak perempuan dan laki-laki
secara fisik tampak mirip kecuali hanya perbedaan genitalia. Mereka memakai baju dan gaya rambut yang sama,
Contohnya memakai celana jeans, baju kaos ( “ t shirts “), dan berambut pendek. Perkembangan remaja terdiri dari
perkembangan fisik, psikososial, dan moral.
A. Perkembangan Fisik
Anak perempuan mulai berkembang pesat pada usia 10,5 tahun dan paling cepat pada usia 12 tahun. Sedangkan
anak laki-laki 2 tahun lebih lambat mulainya, namun akhirnya anak laki-laki bertambah 12 – 15 cm dalam 1 tahun
hingga pada usia 13 sampai menjelang 14 tahun. Kenyataannya perkembangan fisik dan emosional tidak selalu
berjalan searah. Seorang anak yang bertumbah tinggi, tidak selalu lebih matang secara emosional dibandingkan
dengan anak seusia yang lebih pendek.
Pertumbuhan tinggi remaja tergantung dari 3 faktor yaitu : genetik (faktor keturunan), gizi dan variasi individu.
Faktor genetik mempunyai efek yang nyata misalnya orang-tua yang tinggi akan mempunyai anak yang tinggi pula.
Faktor gizi juga mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan anak. Anak yang mendapat gizi yang baik, tumbuh
lebih tinggi, sedangkan anak yang kurang gizi akan lebih pendek.
Faktor genetik sudah terlihat sejak usia dini. Orang-tua yang ingin memonitor kesehatan anaknya, harus mengukur
dan mencatat pertumbuhan tinggi dan berat anak, setiap bulan sekali sejak lahir dan dicatat di KMS. Bila tidak
mencapai target berat badan ideal, perlu konsultasi dengan tenaga kesehatan. Berat badan bertambah pesat pada
usia 10–18 tahun. Pada anak laki-laki pertambahan berat ini terutama pada otot, sedangkan pada anak perempuan
pada otot dan lemak yang ditumpuk di payudara, pinggul dan bahu sehingga memberikan bentuk yang khas pada
perempuan. Seringkali remaja puteri merasa dirinya gemuk, sehingga mereka menjadi preokupasi untuk
menurunkan berat badan dengan cara mengatur diet, olah raga atau menggunakan obat pelangsing. Kadang-kadang
mereka sangat takut gemuk dan berpuasa berlebihan.
Disamping terjadinya pertumbuhan fisik yang pesat, terdapat pula perubahan lainnya. Umumnya pada anak
perempuan pertumbuhan payudara merupakan tanda pertama dan yang paling nyata (pada sepertiga anak remaja,
pertumbuhan rambut pubis terjadi sebelum tumbuh nya payudara).

B. Perkembangan Psikososial
Beberapa anak melalui masa remaja dan memasuki masa dewasa dengan relatif mulus, sedangkan anak lain lebih
bergejolak. Untuk itu orang–tua perlu mmahami kondisi dan kebutuhan anak yang berubah dengan cepat. Hal ini
bukanlah sesuatu yang mudah, bahkan hubungan anak dengan orang–tua yang baik sekalipun kadang-kadang
menegangkan pada saat remaja.
Pada masa bayi dan kanak, pola perkembangan merupakan petunjuk yang berguna bagi orang–tua Setiap tahap
yang sudah dicapai memberikan peneguhan bahwa perkembangan telah berjalan normal jarang sekali perubahan
pada remaja dipandang dengan cara yang positif, Orang–tua sering mengeluh tidak mengerti perubahan yang
dialami anak remajanya dan malah menganggapnya sebagai pembangkang , dan egosentris. Sebenarnya masalah ini
mudah diatasi, bila melihatnya sebagai bagian dari perkembangan yang normal. Walaupun orang–tua tidak dapat
menerima atau mentolerir keadaan ini, namun orang–tua tidak perlu cemas karena masa remaja akan berlalu
dengan sendirinya.
Tabel (tabel 2–4) menunjukkan perubahan emosional, sosial dan intelektual serta akibat dari perubahan itu terhadap
remaja dan orang-tua. Tidak semua orang mengalami ciri khas seperti yang disebutkan, namun terdapat pola umum
yang dapat dibagi menjadi remaja awal remaja pertengahan dan remaja akhir, Batasan umur hanya merupakan
pedoman dan variasinya tidak jauh dari yang digambarkan. jika memahami apa yang dialami oleh remaja, maka
seharusnya mampu bereaksi lebih positif

 

A. Gangguan Cemas
Definisi
Cemas (ansietas) adalah perasaan gelisah yang dihubungkan dengan suatu antisipasi terhadap bahaya, ini berbeda
dengan rasa takut, yang merupakan bentuk respon emosional terhadap bahaya yang obyektif, walaupun manifestasi
fisiologik yang ditimbulkannyasama cemas merupakan suatu bentuk pengalanan yang umum, tapi dapat ditemui
dalam bentuk yang berbeda pada gangguan psikiatrik dan gangguan medis Diagnosis mengenai cemas ditegakkan
apabila gejala cemmas mendominasi dan menyebabkan distres (rasa tertekan) atau gangguan yang nyata.
Manifestasi cemas sangat bervariasi, beberapa gejala yang umum terdapat :
1) Kardiovaskuler : palpitasi , takhikardi, kenaikan tekanan darah ringan – sedang,muka merah ( flushing )
atau pucat.
2) Pernafasan : nafas pendek dan cepat
3) Kulit : jerawat/bisul diwajah , kulit merah-merah (rash), temperatur kulit berubah-ubah (kadang panas,
kadang dingin), banyak keringat, kesemutan (parestesi).
4) Muskuloskeletal : tremor , gemeter, ketegangan otot dan kejang otot.
5) Gastrointestinal : diare, nausea, dan nyeri perut.
6) Kondisi fisik lain : sakit kepala , nyeri dada, kewaspadaan yang berlebihan, insomnia, pusing, pingsan, dan
sering buang air kecil.
7) Gejala psikologis : merasa takut, tegang, gugup, marah, stres, rewel, gelisah dan bengong, dalam kondisi
panik : merasa akan mati,perasaan derealisasi ( merasa lingkungan berubah ), dan tidak dapat berpikir,
digambarkan oleh orang lain sebagai nervous atau lekas gugup,Sering pula mengalami mimpi buruk
(nightmares), fantasi yang menakutkan dan merasa diri “ berbeda “.
8) Perilaku sosial : tampak sebagai orang yang tidak berdaya, selalu lekat dan tergantung pada orang lain,
pemalu, menarik diri, mengalami kesulitan dalam situasi sosial. Reaksinya berlebihan atau tidak ada reaksi,
sering menolak untuk melakukan aktivitas yang berbahaya misal memanjat pohon, atau sebaliknya
berhubungan dengan sesuatu yang mempunyai risiko tinggi ( counterphobically ).
Prevalensi dan epidemiologi
Gangguan cemas merupakan gangguan yang banyak terjadi pada anak dan remaja. Prevalensi yang diperoleh dari
berbagai penelitian didapatkan angka 5%-50%. (sangat tergantung kultur setempat). Fobia sosial ditemukan lebih
banyak pada laki-laki, sedangkan pada fobia yang simpel, gangguan menghindar dan agorafobia lebih banyak
didapat pada anak perempuan. Sedangkan cemas perpisahan, gangguan cemas menyeluruh, gangguan panik (tanpa
agorafobia) didapatkan pada kedua jenis kelamin.
Penatalaksanaan
Setelah diagnosis ditegakkan dan daftar permasalahan dibuat, rencana terapi dapat dibuat :
a) Terapi farmakologis.
b) Psikoterapi individu dalam bentuk suportif, yaitu memberikan dukungan terhadap keberhasilan remaja.
c) Terapi remedial.
d) Rujuk ke psikiater bila dalam waktu 6 minggu tidak terjadi perbaikan.
e) Terapi keluarga.
Terapi Farmakologis :
Tujuan dari terapi medikamentosa adalah :
a) Meredakan gejala yang ada dan menghilangkan distres
b) Mencegah komplikasi yang mungkin timbul
c) Meminimalkan ketidak mampuan yang terjadi
d) Meningkatkan potensi perkembangan

B. Gangguan Depresi
Dalam perkembangan normalpun seorang remaja mempunyai kecenderungan untuk mengalami depresi, Oleh karena
itu sangatlah penting untuk membedakan secara jelas dan hati-hati antara depresi yang disebabkan oleh gejolak
mood yang normal pada remaja (adolescent turmoil) dengan depresi yang patologik. Akibat sulitnya membedakan
antara kedua kondisi diatas, membuat depresi pada remaja sering tidak .
Terdiagnosis, Bila tidak ditangani dengan baik, gangguan psikiatrik pada remaja sering kali akan berlanjut sampai
masa dewasa, Carlson, seperti yang dikutip oleh shafii, membagi depresi pada remaja menjadi tipe primer dan
sekunder.
Tipe primer : bila tidak ada gangguan psikiatrik sebelumnya, dan tipe sekunder : bila gangguan yang sekarang
mempunyai hubungan dengan gangguan psikiatrik sebelumnya. Pada gangguan depresi yang sekunder biasanya
lebih kacau, lebih agresif, mempunyai lebih banyak kelehan sometik, dan lebih sering terlihat mudah tersinggung,
putus asa, mempunyai ide bunuh diri, problem tidur, penurunan prestasi sekolah, harga diri yang rendah , dan tidak
patuh.
Gambaran Klinis :
– Mood disforik ( Labil dan mudah tersinggung ) dan afek depresif
Gejolak mood pada remaja adalah normal, tapi pada kondisi depresi menjadi lebih nyata, Mood yang
disforik dan sedih lebih sering tampak. Kecenderungan untuk marah-marah dan perubahan mood
meningkat.
– Pubertas
Depresi kronis yang dialami sejak masa remaja awal, kemungkinan akanmengalami kelambatan pubertas,
terutama pad depresi yang disertai dengan kehilangan berat badan dan anoreksia. Remaja yang
mengalami depresi lebih sulit menerima atau memahami tanda-tanda pubertas yang muncul. Perubahan
hormonal yang disertai stres lingkungan, dapat memicu timbulnya depresi yang dalam dan kemungkinan
munculnya perilaku bunuh diri. Mimpi basah dan mimpi yang berhubungan dengan incest (hubungan
seksual antar anggota keluarga), dapat menambah beban rasa bersalah pada remaja yang depresi.
Periode menstruasi pada remaja wanita yang mengalami depresi, mungkin terlambat, tidak teratur, atau
disertai dengan timbulnya rasa sakit yang hebat dan perasaan tidak nyaman, Mood yang disforik sering
nampak pada periode pramenstrual, Remaja wanita yang mengalami depresi mungkin merasa murung
(feeling blue), sedih (down in the dump), menangis tanpa sebab, menjadi sebal hati (sulky and pouty),
mengurung diri di kamar, dan lebih banyak tidur.
– Perkembangan kognitif
Disorganisasi fungsi kognitif pada remaja yang bersifat sementara, menjadi lebih nyata pada kondisi
depresi. Pada remaja awal yang mengalami depresi, terdapat keterlambatan perkembangan prosespikir
abstrak yang biasanya muncul pada usia sekitar 12 tahun. Pada remaja yang lebih tua, kemampuan yang
baru diperoleh ini akan menghilang atau menurun. Prestasi sekolah sering terpengaruh bila seorang
remaja biasanya mendapat hasil baik di sekolah, tiba-tiba prestasinya menurun, depresi harus
dipertimbangkan sebagai salah satu faktor penyebabnya. Membolos, menunda menyelesaikan tugas,
perilaku yang mudah tersinggung didalam kelas, tidak peduli terhadap hasil yang dicapai dan masa depan,
dapat merupakan gejala awal dari depresi pada remaja.
– Hari diri
Pada remaja, kondisi depresi memperkuat perasaan rendah diri. Rasa putus asa dan rasa tidak ada yang
menolong dirinya makin merendah kan hatga diri. Pada satu saat remaja yang depresi mencoba untuk
melawan perasaan rendah dirinya dengan penyangkalan, fantasi, atau menghindari kenyataan realitas
dengan menggunakan NAPZA.
– Perilaku antisosial
Membolos, mencuri, berkelahi, sering mengalami kecelakaan, yang terjadi terutama pada remaja yang
sebelumnya mempunyai riwayat perilaku yang baik, mungkin merupakan indikasi adanya depresi,
– Penyalah gunaan NAPZA
Kebanyakan remaja yang depresi cenderung menyalahgunakan NAPZA, misalnya ganja, obat-obat yang
meningkat mood ( amfetamin ), yang menurunkan mood ( barbiturat, tranquilizer, hipnotika ) dan alkohol.
Akhir-akhir ini banyak digunakan heroin, kokain dan derivatnya serta halusinogen.
– Perilaku seksual
Secara umum remaja yang mengalami depresi tidak menunjukkan minat untuk kencan atau mengadakan
interaksi heteroseksual. Namun ada juga remaja yang mengalami depresi menjadi berperilakuberlebihan
dalam masalah seksual, atau menjalani pergaulan bebas, sebagai tindakan defensif untuk melawan
depresinya, Beberapa remaja menginginkan kehamilan sebagai kompensasi terhadap objek yang hilang
atau rasa rendah dirinya. Remaja yang mengalami depresi ada kemungkinan kawin muda untuk
menghindari konflik dalam keluarga. Seringkali perkawinan ini malah memperkuat depresinya.
– Kesehatan fisik
Remaja yang mengalami depresi, tampak pucat, lelah dan tidak memancarkan kegembiraan dan
kebugaran, Seringkali mereka mempunyai banyak keluhan fisik, seperti sakit kepala, sakit lambung, kurang
nafsu makan, dan kehilangan berat badan tanpa adanya penyebab organik, Remaja yang mengalami
depresi biasanya tidak mengekspresikan perasaannya secara verbal, namun lebih banyak keluhan fisik
yang diutarakan , sehingga hal ini biasanya merupakan satu-satunya kondisi yang membawanya datang ke
dokter. Sensitivitas dari sang dokter dalam menemukan mood yang disforik ataupun depresi akan dapat
mencegah kemungkinan terjadinya bunuh diri pada remaja.
– Berat badan
Penurunan berat badan yang cepat dapat merupakan indikasi adanya depresi. Harga diri yang rendah dan
kurangnya perhatian pada perawatan dirinya, atau makan yang berlebihan dapat menyebabkan obesitas,
merupakan tanda dari depresi.
– Perilaku bunuh diri
Remaja yang mengalami depresi mempunyai kerentanan tinggi terhadap bunuh diri. Penelitian di
kentucky, Amerika Serikat, menyebutkan sekitar 30 % dari mahasiswa tingkat persiapan dan pelajar
sekolah menengah atas pernah berpikir serius tentang percobaan bunuh diri dalam satu tahun terakhir
saat diteliti , 19 % mempunyai rencana spesifik untuk melakukan bunuh diri , dan 11 % telah mencoba
melakukan bunuh diri (Jennings 1990, seperti dikutip Shafii).
Penatalaksanaan
Pendekatan biopsikososial digunakan dalam mengobati remaja yang mengalami depresi. Pendekatan ini meliputi
psikoterapi ( individual, keluarga , kelompok ), farnakoterapi, remedial / edukatif, dan pelatihan keterampilan sosial.
Sebelum memulai suatu bentuk terapi, sebaiknya dipertimbangkan dengan hati-hati. Adanya obsesi untuk bunuh diri
harus diobservasi dengan cermat dan sebaiknya pasien di rawat inap. faktor lain seperti kemampuan untuk berfungsi
atau stabilitas keluarga merupakan faktor yang harus dipertimbangkan untuk merawat inapkan remaja ini.

C. Gangguan somatoform ( Psikosomatik )
Gangguan ini lebih dikenal di masyarakat umum sebagai gangguan psikosomatik .
Ciri uatama dari gangguan somatoform adalah adanya keluhan gejala fisik yang berulang, yang disertai dengan
dengan permintaan pemeriksaan medis : meskipun sudah berkali-kali terbukti hasilnya negatif dan juga telah
dijelaskan oleh dokter bahwa tidak ditemukan kelainan fisik yang menjadi dasar keluhannya. Pasien biasanya
menolak adanya kemungkinan penyabab psikologis, walaupun ditemukan gejala anxietas dan depresi yang nyata.
Gejala Umum yang sering ditemukan
– Gangguan somatisasi : ciri utama adalah adanya gejala fisik yang bermacam-macam ( multiple ), berulang
dan sering berubah-ubah.Biasanya sudah berlangsung bertahun-tahun (sekurang-kurangnya 2 tahun), disertai
riwayat pengobatan yang panjang dan sangat kompleks, baik ke pelayanan kesehatan dasar maupun
spesialistik, dengan hasil pemeriksaan atau bahkan operasi yang negatif hasilnya (‘doctor’ shopping).
Keluhannya dapat mengenai setiap sistem atau bagian tubuh yang manapun, tetapi yang paling lazim adalah
keluhan gangguangastrointestinal ( perasaan sakit perut, kembung, berdahak, mual , muntah dan sebagainya) ,
keluhan perasaan abnormal pada kulit (perasaan gatal, rasa terbakar, kesemutan, baal, pedih dan sebagainya)
serta bercak-bercak pada kulit, keluhan mengenai seksual dan haid sering muncul. sering terdapat anxietas dan
depresi yang nyata sehingga memerlukan terapi khusus fungsi dalam keluarga dan masyarakat terganggu,
berkaitan dengan sifat keluhan dan dampak pada perilakunya. Lebih sering terjadi pada wanita dan biasanya
muncul pada usia remaja akhir / dewasa muda, dapat pula ditemukan pada pra-pubertas. Ketergantungan atau
penyalahgunakan obat-obatan ( biasanya sedativa dan analgetika ) terjadi akibah seringnya menjalani
rangkaian pengobatan. Termasuk : gangguan psikosomatik multipel.
– Gangguan hipokondrik : ciri utama adalah preokupasi yang menetap akan kemungkinan menderita satu atau
lebih gangguan fisik yang serius dan progresif. Pasien menunjukkan keluhan somatik yang menetap atau
preokupasi terhadap adanya deformitas atau perubahan bentuk / penampilan , Perhatian biasanya hanya
terfokus pada satu atau dua organ / sistem tubuh . Tidak mau menerima nasihat atau penjelasan dari beberapa
dokter bahwa tidak ditemukan penyakit atau abnormalitas fisik yang melandasi keluhannya . Sering disertai
depresi dan anxietas yang berat gangguan Hipokondrik ditemukan pada laki-laki maupun wanita sama
banyaknya.
– Disfungsi otonomik somatoforn : Keluhan fisik yang ditampilkan pasien seakan akan merupakan gejala dari
sistem saraf otonom, misalnya sistem kardiovaskuler ( cardiac neurosis ), gastrointestinal ( gastric neurosis dan
nervous diarrhoea ) , atau pernafasan ( hiperventilasi psikogenik dan cegukan ). Gejala yang nampak dapat
berupatanda objektif rangsangan otonom , seperti palpitasi berkeringat, muka panas / merah (flushing), dan
tremor. Selain itu dapat pula berupa tanda subjektif dan tidak khas, seperti perasaan sakit, nyeri, rasa terbakar,
rasa berat, rasa kencang, atau perasaan badan seperti mengembang. Juga ditemukan adanya bukti stes
psikologis atau yang nampaknya berkaitan dengan gangguan ini. Tidak terbukkti adanya gangguan yang
bermakna pada struktur atau fungsi dari sistem atau organ yang dimaksud.
– Gangguan nyeri somatoform menetap
Keluhan yang menonjol adalah nyeri berat, menyiksa dan menetap, yang tidak dapat dijelaskan sepenuhnya
atas dasar proses fisiologis maupun adanya gangguan fisik, nyeri timbul berkaitan dengan adanya konflik yang
berdampak emosional atau problem psikososial yang cukup jelas, yang berdampak meningkatnya perhatian dan
dukungan, baik personal maupun medis untuk bersangkutan.
Penatalaksanaan
– Terapi farmakologis : terapi yang diberikan untuk kasus dengan gangguan somatoform bersifat
simtomatik sesuai dengan keluhan somatik pasien dan dapat berupa : analgetika, relaksan otot,
antasida. Bila ditemukan gejala depresi : tambahkan anti depresan ( lihat : penatalaksanaan
gangguan depresi ), bila ditemukan gejala anxietas berikan anti anxietas, ( lihat : penatalalsanaan
gangguan cemas ).
– Psikoterapi suportif
– Terapi remedial / edukatif
– Terapi keluarga
D. Gangguan Psikotik
Gangguan psikotik adalah suatu kondisi terdapatnya gangguan yang berat dalam kemampuan menilai realitas, yang
bukan karena retardasi mental atau gangguan penyalahgunaan NAPZA,, Terdapat gejala : waham , halusinasi,
perilaku yang sangat kacau , pembicaraan yang inkoheren ( kacau ) , tingkah laku agitatif dan disorientasi,
Yang termasuk gangguan psikotik antara lain :
– Skizofrenia
– Gangguan mood / afektif yang disertai dengan gejala psikotik – gangguan waham
– Gangguan mental organik dengan gejala psikotik ( yang ditandai oleh adanya antara lain delirium,
demensia )
Skizofrenia
Skizofrenia pada masa kanak dan remaja didefinisikan sama dengan skizofrenia pada masa dewasa, dengan gejala
psikotik yang khas, seperti adanya defisit pada fungsi adaptasi, waham, halusinasi, asosiasi yang melonggar atau
inkoherensi ( isi pikir yang kacau ), katatonia, afek yang tumpul atau tidak dapat diraba-rabakan. Gejala ini harus
ada selama paling sedikit 1 bulan atau lebih. Defisit pada fungsi adaptasi yang terdapat pada skizofrenia masa kanak
dan remaja, muncul dalam bentuk kegagalan mencapai tingkat perkembangan sosial yang diharapkan atau pun
hilangnya beberapa keterampilan yang telah dicapai.
Gangguan mood / afektif yang disertai dengan gejala psikotik
Pada mania dengan gejala psikotik, gambaran klinisnya lebih berat dari pada mania tanpa gejala psikotik. Harga diri
yang membubung dan gagasan kebesaran dapat berkembang menjadi waham kebesaran dan kegelisahan
sertakecurigaan menjadi waham kejar. Aktivitas yang terus menerus dapat menjurus kepada agresi dan kekerasan.
Pada depresi berat dengan gejala psikotik, gambaran klinisnya lebih berat dibandingkan dengan depresi berat tanpa
gejala psikotik. Biasanya disertai dengan waham, halusinasi atau stupor depresif (mematung). Wahamnya
melibatkan ide tentang dosa, kemiskinan atau malapetaka yang mengancam. Halusinasi auditorik atau olfaktorik
biasanya berupa suara yang menghina / menuduh atau tercium bau kotoran atau daging membusuk,Retardasi
psikomotor yang berat dapat menuju pada stupor.
Gangguan waham
Kelompok gangguan ini ditandai secara khas oleh berkembangnya waham yang umumnya menetap dan kadang
bertahan seumur hidup waham beraneka ragam isinya, sering berupa waham kejaran, hipokondrik, kebesaran
kecemburuan, curiga, atau adanya keyakinan bentuk tubuhnya abnormal/ada yang salah. Awitan (onset) biasanya
muncul pada usia pertengahan, tetapi kadang-kadang pada kasus yang berkaitan dengan keyakinan tentang bentuk
tubuh yang salah, dijumpai pada usia dewasamuda/remaja akhir. Waham tersebut harus sudah ada sedikitnya 3
bulan lamanya dan harus bersifat pribadi (personal), bukan subkultural. Termasuk : paranoia, psikosis paranoid.
Tidak termasuk : gangguan kepribadian paranoid, skizofrenia paranoid.
Gangguan mental organik dengan gejala psikotik
Yang termasuk gangguan ini antara lain : delirium : suatu sindrom yang etiologinya tidak khas, ditandai oleh
gangguan kesadaran yang bersamaan dengan menurunnya perhatian , persepsi , proses pikir, daya ingat, perilaku
psikomotor, emosi dan siklus tidur (sleep– wake–cycle), Kondisi ini dapat terjadi pada semua usia.
Penatalaksanaan
Terapi biologis :
a) terapi farmakologis : dengan anti – psikotik , misalnya :
b) Terapi kejang listrik / ECT ( Electro – Convulsive Therapy )
– Terapi Psikososial :
-Terapi keluarga
– Hospitalisasi : bila dianggap membahayakan dirin sendiri maupun orang lain di sekitarnya
E. Gangguan Penyalahgunaan NAPZA ( Narkotik, Alkohol, Psikotropika, dan zat Adikiflainnya )
Penyalahgunaan Napza di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini semakin meningkat . faktor risiko yang dapat
diidentifikasi pada remaja penyalahguna NAPZA :
– Konflik keluarga yang berat
– Kesulitan Akademik
– Adanya komorbiditas dengan gangguan psikiatrik lain, seperti gangguan tingkah laku dan depresi.
– Penyalahgunaan NAPZA oleh orang –tua dan teman
– Impulsivitas
– Merokok pada usia terlalu muda.
Semakin banyak faktor risiko yang ada, semakin besar kemungkinan seorang remaja akan menjadi pengguna
NAPZA.
Gambaran Klinis
Menurut Pdoman Pnggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia III ( PPDGJ III ) 1993, Gangguan yang
berhubungan dengan zat termasuk gangguan : Ketergantungan, Penyalahgunaan, Intoksikasi, dan keadaan putus
zat.
Penyalah gunaan zat adalah penggunaan NAPZA secara patologis (diluar tujuan pengobatan), yang sudah
berlangsung selama paling sedikit satu bulan berturut-turut dan menimbulkan gangguan dalam fungsi sosial, sekolah
atau Pekerjaan. Penyalahgunaan NAPZA dapat menimbulkan ketergantungan.
Ketergantungan zat mengacu kepada satu kelompok gejala kognitif, perilaku dan fisiologis yang mengindikasikan
seseorang secara terus menerus menggunakan NAPZA dengan teratur dan dalam jangka waktu panjang. Gejala
ketergantungan ini dapat berbentuk ketagihan secara fisik atau psikilogis, toleransi, keadaan putus zat, pemakaian
yang lebih besar dari yang dibutuhkan, kegagalan untuk menghentikan atau mengontrol penggunaan dan
mengurangi aktivitas sosial/pekerjaan karena penggunaan NAPZA, Sebagai tambahan, pengguna NAPZA mengtahui
bahwa
Zat tersebut mengakibatkan gangguan yang nyata, tetapi tidak dapat menghentikannya.
Intoksikasi zat mengacu kepada perkembangan yang reversibel , sindrom zat yang spesifik , yang disebabkan oleh
penggunaan suatu zat. Harus ada perilaku maladaptif atau perubahan psikilogis yang nyata secara klinis.
Keadaan putus zat mengacu kepada sindrom zat spesifik yang disebabkan oleh penghentian atau pengurangan
penggunaan NAPZA jangka panjang. Sindrom ini menyebabkan distres atau hambatan yang nyata secara klinis
dalam fungsi sosial. Sekolah atau pekerjaan.
Diagnosis penggunaan NAPZA pada remaja dinuat melalui wawancara yang hati-hati,observasi, temuan laboratorium
, dan riwayat yang diberikan oleh sumber yang dapat dipercaya . Penggunaan NAPZA dapat dilihat sebagai suatu
kontinuum mulai dari : hanya mencoba ( experimentation ), memakai sedikit, penggunaan secara rutin tanpa
gangguan yang nyata, penyalahgunaan dan akhirnya ketergantungan .
Beberapa indikasi adanya penggunaan NAPZA pada remaja :
Prestasi akademik yang menurun : sering membolos atau meninggalkan sekolah , sering membuat masalah dengan
teman, guru atau murid sekolah lain, sering memakai uang sekolah, mencuri, berhutang atau mengompas penyakit
fisik ringan yang tidak spesifik, perubahan sikap dalam hubungan dengan anggota keluarga lain, juga dalam
kelompok temannya , lekas marah, tersinggung, sikap kasar, tidak sabar dan egois, perubahan dalam penampilan,
perawatan / kebersihan diri,wajah murung, loyo mengantuk, kurang bergairah, acuh tak acuh, sering melamun,
disiplin dan sopan santun menurun, pakaian kotor dan lusuh, cara bicara lamban, tak jelas , kadang-kadang cadel,
serta banyak merokok.
Banyak dari indikator diatas yang terkait dengan awitan (onset) dari depresi, penyesuaian sekolah, atau prodromal
dari gangguan psikotik.yang harus diperhatikan adalah tetap menjaga komunikasi yang terbuka dengan remaja yang
diduga menggunakan NAPZA. Disini terdapat hubungan antara penggunaan NAPZA dengan perilaku risiko tinggi,
termasuk penggunaan senjata tajam, perilaku bunuh diri, pengalaman seksual yang dini, mengemudikan mobil
dengan risiko tinggi, menyukai musik keras (heavy metal), dan pemujaan/ritual agama yangmenyimpang, walaupun
tidak ada hubungan langsung dengan penggunaan NAPZA, namun adanya perilaku seperti diatas patut diwaspadai.
Penatalaksanaan
-Penanganan gawat darurat :
Pada kondisi overdosis sedativa, stimulansia, opiat atau halusinogen biasanya akan dibawa keruang gawat
darurat. Remaja yang dibawa keruang gawat darurat dalam keadaan perilaku kacau, Psikosis akut, koma,
kolaps saluran pernafasan atau peredaran darah, biasanya karena overdosis obat-obatan . Keadaan ini dapat
menjadi fatal bila salah diagnosis atau mendapat penanganan yang tidak tepat. Oleh karena itu tenaga medis
dan paramedis yang bekerja diruang gawat darurat haruslah mempunyai pengetahuan tentang obat-obatan
yang sering dipakai oleh penyalahguna NAPZA dan mampu mengatasi intoksikasi yang disebabkan oleh
berbagai macam zat tersebut.
Contoh : Naloxone, antagonis opiat, diberikan pada intoksikasi opiat akut, dengan dosis 0,1 mg/kg i.m. atau i.v.
setiap 2 – 4 jam selama masih dibutuhkan.
-Terapi dan Referal
Program terapi untuk pasien rawat–inap dan rawat-jalan bagi remaja dengan penyalahgunaan NAPZA cukup banyak
macamnya. Programyang komprehentif sangat diperlukan untuk remaja dengan ketergantungan zat. Kebanyakan
program ini memberikan konseling atau psikoterapi, disertai dengan teknik farmakoterapi, misalnya dengan
menggunakan methadone, namun ada juga yang memakai pendekatan bebas-obat (drug–freeapproach).
Keberhasilan berbagai metode pendekatan juga sangat tergantung pada kondisi remaja itu sendiri, akut – kronis,
lamanya pemakaian NAPZA, jenis NAPZA yang dipakai, juga kondisi keluarga.
Untuk pencehan terjadinya penyalahgunaan NAPZA sebaiknya diberikan penyuluhan kepada masyarakat luas
tentang NAPZA dan berbagai persoalan yang ditimbulkannya. Usaha ini juga dapat dipakai sebagai deteksi dini
penyalah gunaan NAPZA oleh anggota keluarga dan masyarakat.

Perkembangan pada Anak laki-laki

a) Ukuran penis

Penis terdiri dari jaringan ikat khusus yang berongga, dan ketika terisi oleh darah, penis mejadi keras dan kaku
dan terjadilah ereksi. Bila dibandingkan dengan teman dan ternyata lebih kecil , tidak perlu cemas. Walaupun
ukuran penis bervariasi, namun pada saat tampak hampir sama karena penis yang kecil akan mengalami
pembesaran yang lebih banyak. jangan lupa karena penis dilihat dari atas yang membuatnya tampak lebih kecil
dari ukuran sebenarnya.
b) Ereksi yang memalukan
Banyak hal yang dapat menyebabkan remaja laki-laki mengalami ereksi. Hal ini membuat mereka merasa tidak
nyaman dan malu. Cara paling mudah untuk mengatasinya adalah mengalihkan pikiran kepada hal lain.
c) Ereksi di pagi hari
Ereksi ketika bangun tidur pagi hari sering dialami. Hal ini disebabkan karena ereksi terjadi secara otomatis
yang dipengaruhi oleh penuhnya kandung kencing, biasanya terjadi menjelang bangun tidur.
d) Mimpi basah
Kadang-kadang eraksi pada saat tidur disertai ejakulasi. Hal ini juga terjadi secara otomatis saat bermimpi.
e) Perubahan Suara
Suara akan menjadi besar dan pecah, karena tenggorokan bertumbuh menjadi besar, sebagaimana organ
tubuh lainnya Pada anak lali-laki pertumbuhan tersebut jauh lebih pesat dari pada anak perempuan. Karena
pembesaran tenggorokan yang pesat ini pulalah yang akan menyebabkan tumbuhnya jakun pada anak lakilaki.
Suara mungkin akan menjadi berat secara bertahap. Pada saat ini remaja sering merasa malu, karena tibatiba
menghasilkan suara yang pecah ketika berbicara. Kadang-kadang perubahan suara ini terjadi secara
mendadak.
f) Perkembangan Payudara
Pada masa pubertas seringkali terjadi pertumbuhan payudara, yang terlihat membesar, Biasanya pembesaran
ini akan menghilang selama 18 bulan, karena hormon didalam tubuh sudah mantap.
Perkembangan pada Anak Perempuan
a) Payudara
Jangan cemas jika payudara tidak berkembang sama besar. Keadaan ini normal, karena yang satu tumbuh lebih
dulu, sehingga tidak simetris. Bahkan setelah berkembang penuh pun, ukuran payudara tidak persis sama antara kiri
dan kanan. Tidak satupun anggota badan yang simetris. Payudara perlu dijaga kesehatannya, antara lain dengan
menggunakan BH. Mungkin merasa lebih nyaman jika memakai BH yang tidak terlalu ketat. Perhatikan ukuran
lingkar dada dan sesuaikan dengan ukuran cup BH ukuran cup terdiri A, B, dan C ukuran A untuk payudara kecil dan
C untuk payudara besar.
b) Mengapa anak perempuan menstruasi ?
Menstruasi adalah hasil ovarium yang melepaskan salah satu sel telur (ovum) dari sejumlah kira-kira 400.000 sel
telur. Apabila sel telur ini tidak dibuahi, maka lapisan dinding bagian dalam dari kandungan yang disiapkan untuk
penempelan hasil pembuahan akan terkelupas dan terjadi lah pendarahan (menstruasi). Menstruasi biasanya datang
sebulan sekali dengan siklus yang bervariasi dari 28–35 hari, yang dimulai biasanya pada usia 11–14 tahun.
c) Kapan siklus menstruasi dimulai ?
Kebanyakan orang cenderung menganggap bahwa menstruasi adalah pertanda mulainya pubertas. Kenyataannya,
menstruasi paling terakhir terjadi. Menstruasi tidak akan dimulai sampai sekurangnya satu tahun setelah
pertumbuhan pesat, yaitu setelah payudara mullai berkembang dan rambut diketiak dan pubis mulai tumbuh. Satu
atau dua tahun sebelum menstruasi, vagina mulai menghasilkan cairan bening yang tak berbau. Bila sebelumnya
tidak mengetahui masalah ini, mungkin akan cemas. Keadaan ini normal dan tidak perlu dicemaskan Bila cairan itu
agak banyak bisa memakai pembalut yang disediakan khusus tetapi kalau cairan tersebut berbau, berwarna kuning
atau menimbulkan rasa gatal, periksakan kedokter sekali siklus ini dimulai akan berlangsung terus.
d) Mengapa beberapa anak perempuan terlambat mulai menstruasi ?
Walaupun mestruasi biasanya mulai antara umur 11 dan 14 tahun, kadang-kadang ada juga yang lebih lambat
datangnya. Tidak perlu cemas, bila teman-temannya sudah menstruasi, sedangkan dia belum. Biasanya hal ini
karena keterlambatan yang dipengaruhi oleh faktor keturunan, misalnya : ibunya terlambat mendapat menstruasi
pertama, seringkali anaknya juga mengalami hal yang sama. Jika ukuran tubuh lebih kecil dari ukuran rata-rata,
biasanya menstruasinya lebih telat. Hampir semua anak perempuan telah menstruasi pada usia 16 tahun.
e) Berapa lama menstruasi itu berlangsung ?
Menstruasi pertama mungkin bervariasi lamanya, tapi bila sudah teratur biasanya berlangsung sekitar 5 hari. Bisa
juga lebih cepat atau lebih lama (3–8 hari), Pendarahan lebih banyak terjadi pada hari kedua dan ketiga, lalu
semakin sedikit sampai menstruasi berhenti.
f) Seberapa sering menstruasi itu terjadi ?
Pada awalnya menstruasi berlangsung tidak teratur, Mungkin terjadi diantara 2 sampai 3 bulan atau bahkan lebih
lama, setelah menstruasi pertama. Hal ini masih normal. Biasanya memerlukan waktu 18 bulan atau lebih, baru
menstruasi. Biasanya siklus terjadi sekali dalam sebulan, dari hari pertama menstruasi sampai menstruasi berikutnya
berlangsung 28–35 hari. Keadaan ini disebut siklus menstruasi.
g) Bagaimana cara mengetahui, kapan periode berikutnya akan terjadi ?
Dianjurkan agar remaja mencatat hari pertama mengalami menstruasi. Pada awalnya, hal ini dapat menjadi
pegangan karena menstruasi belum teratur. Bila sudah teratur maka menstruasi dapat lebih diperhatikan. Namun
pada beberapa orang tak dapat diduga, karena menstruasi nya tidak teratur sebagian anak perempuan mencatat
bahwa mengalami pertumbuhan jerawat yang lebih banyak dari biasanya, misalnya sebelum menstruasi mulai. Ada
juga yang merasa bahwa payudara terasa membesar dan daerah di sekitar putting susu menghitam dan puting susu
menegang, menjelang menstruasi.
h) Pemakaian pembalut pada saat menstruasi
Mengganti pembalut dilakukan sekurangnya 3 kali sehari. Pembalut yang sudah kotor dicuci, dibungkus rapi, lalu
dibuang ketempat sampah.
i) Dapatkah remaja mengalami kehamilan, bila telah menstruasi ?
Setelah mengalami menstruasi, maka remaja puteri sudah bisa hamil. Namun pada umumnya ovulasi (keluarnya sel
telur) jarang terjadi sebelum menstruasi berlangsung secara teratur. Jadi pada awal nya, walaupun sudah menstruasi
tapi belum subur. Bila mentruasi sudah teratur, sel telur akan keluar dari salah satu indung telur setiap bulan. Bila
bertemu dengan sperma (misalnya hubungan seksual atau menempelnya sperma pada vagina), maka sel telur
tersebut sudah dibuahi, artinya dapat hamil. Kadang-kadang sel telur sudah terlepas dari indung telur sebelum
mengalami mentruasi pertama.
j) Apakah saat menstruasi akan mengalami rasa sakit ?
Pertama kali menstruasi biasanya tidak terasa sakit. Tapi bila siklus sudah teratur, banyak anak perempuan yang
mengalami perasaan tidak enak sebelum dan selama periode menstruasi (dismenore), mungkin akan mengalami rasa
keram di perut bagian bawah, atau rasa sakit pada punggung bawah. Rasa sakit akan berakhir setelah beberapa jam
dan obat penghilang rasa sakit misalnya asam mefenamat biasanya dapat membantu menghilangkan rasa sakit itu.
Jika mengalami dismenore, sebaiknya periksa ke dokter.
k) Dapatkah mandi atau berenang selama menstruasi ?
Tidak ada alasan medis untuk melarang orang melakukan kegiatan yang biasa dia lakukan selama menstruasi. Hal ini
hanya tergantung pada apa yang dianggap baik. Sebagian anak perempuan menghindari kegiatan olah raga selama
hari pertama atau kedua mentruasi, khususnya bila mereka mengalami keram perut. Tak satupun ketentuan yang
menyatakan bahwa akan berakibat buruk bila mandi, mencuci rambut atau berenang selama menstruasi. Bila
menggunakan pembalut, sebaiknya tidak usah berenang pada saat pendarahan banyak. Pada hari-hari terakhir,
pendarahan tinggal sedikit, bisa berenang tanpa memakai pembalut.